RSS

sholat (materi mentoring 5 November 2010)

03 Nov

SHOLAT

“Tahun ibarat pohon, bulan-bulan laksana cabangnya,
hari-hari sebagai rantingnya,
jam-jam sebagai daunnya dan nafas kita sebagai buahnya.
Barangsiapa yang nafasnya
selalu dalam ketaatan,
maka orang itu telah menanam pohon yang baik.”
-Ibnul Qayyim, al Fawaid-

Tujuan
1. Peserta memahami hukum shalat lima waktu dan shalat berjama’ah
2. Peserta mengerti keutamaan-keutamaan dalam melaksanakan shalat
3. Peserta mengerti bahaya melalaikan shalat
4. Peserta mengetahui hal-hal yang dapat membatalkan shalat
5. Peserta termotivasi untuk mengamalkannya

Pokok Penyampaian Materi
Sholat dalam pengertian terminologis adalah suatu ibadah yang dimulai dengan takbiratul ihrom dan diakhiri dengan salam, serta dilengkapi dengan beberapa perbuatan dan ucapan. Sholat merupakan rukun Islam yang ke-2. Dasar hukum mendirikan sholat adalah wajib ‘ain, artinya harus dikerjakan oleh setiap orang Islam baik laki-laki maupun perempuan. Apabila dikerjakan mendapat pahala dan bila tidak dikerjakan akan mendapat dosa / siksaan. Allah berfirman :
“Maka dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An Nisa’ : 103)
Allah mewajibkan semua orang Islam baik muda , yang tua, yang sakit, yang sehat, yang kaya yang tidak kaya untuk mendirikan sholat. Allah berfirman :
“Dan dirikanlah sholat itu untuk mengingat-Ku.” (QS Thoha : 14)
Nabi Muhammad bersabda :“Perintahlah anak-anakmu mengerjakan sholat di waktu usia mereka meningkat 7 tahun, dan pukullah (kalau enggan melakukan sholat) di waktu mereka meningkat usia 10 tahun.” (HR. Abu Dawud)

Sholat bisa dilakukan berjamaah atau sendirian, di masjid, di rumah atau tempat lain yang suci. Hanya saja kalau sholat berjamaah itu lebih utama 27 derajat daripada sholat sendirian. Selain itu, shalat berjamaah di masjid lebih utama juga karena setiap langkah kita menuju masjid akan mendapat pahala serta dapat menghapus dosa dan meningkatkan derajat dalam pandangan Allah.
”Dari Abi Huraira r.a. (Ia berkata):Sesungguhnya Nabi SAW bersabda:”Siapa yang bersuci di rumahnya lalu pergi ke rumah Allah (masjid) untuk menunaikan shalat wajib maka setiap langkahnya dihitung, yang satu menghapus dosa, dan yang lain meninggikan derajat.” (Muslim)
Kita juga harus tahu bahwa orang yang mendirikan sholat dengan benar dan sempurna serta di awal waktu akan dimasukkan ke surga dan akan diberi bermacam-macam kenikmatan. Sedangkan bagi orang yang meninggalkan / melalaikan sholat, akan dimasukkan ke neraka dan akan diberi bermacam-macam siksaan.
Kenikmatan atau siksaan itu akan dirasakan ketika hidup di dunia, ketika mati, ketika di alam kubur, ketika hari kiamat, ketika dibangkitkan pada hari kiamat, ketika dikumpulkan di Padang Mahsyar, ketia dihitung amal-amalnya, ketika bertemu dengan allah dan ketika melewati jembatan kecil di atas neraka yang dinamakan jembatan “Shirothol Mustaqim”.
Oleh karena itu, kita jangan meninggalkan sholat. Jika kita mendengar adzan, marilah kita segera sholat. Jika kita tidak sholat padahal kita dalam keadaan santai dan sehat, maka sholat kita dianggap tidak sempurna.
Rosulullah bersabda :
“Barang siapa yang mendengarkan adzan dalam keadaan nganggur dan sehat, kemudian ia tidak menjawabnya, maka tidak ada sholat yang sempurna baginya.”

A. Keutamaan Mendirikan Shalat
Kalau dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain, maka ibadah sholat mempunyai keistimewaan yang khas dalam hal :
a. Dalam sejarahnya.
Allah memberi perintah tentang sholat melalui peristiwa Isro’ Mi’roj. Dengan demikian, Rosulullah SAW diundang sendiri untuk menerima wahyu dari Allah secara langsung. Berbeda dengan ibadah-ibadah yang lain, yang diberikan oleh Allah dengan perantaraan malaikat Jibril. Ini berarti bahwa ibadah sholat merupakan ibadah yang benar-benar sangat penting. Namun jangan pula kita menganggap bahwa ibadah lain selain dari sholat itu tidak perlu atau dianggap sepele.
b. Dalam pelaksanaan sholat.
Ibadah sholat ternyata mengandung aspek-aspek ibadah lain yang terdapat di dalam rukun Islam, seperti puasa, zakat, haji dan umroh. Sholat adalah ibadah yang membimbing kita untuk selalu bertaqwa kepada Allah dan merasa selalu diawasi oleh Allah. Begitu pula dalam ibadah puasa. Ibadah puasa memiliki tujuan yang paling utama, yaitu membentuk manusia yang bertaqwa dan merasa selalu diawasi oleh Allah SWT. Sholat memiliki aspek sosial, hidup bermasyarakat yang harmonis. Ini dapat dirasakan dalam memberi salam ke kanan dan ke kiri sebagai kode etik pergaulan dan kepedulian kepada masyarakat. Ajaran ini sama halnya dengan ibadah zakat maupun haji yang mementingkan unsur sosial. Sedangkan ucapan syahadat ketika tasyahud sambil mengangkat jari telunjuk tangan kanan, sebagai isyarat Allah SWT Yang Maha Esa.
c. Dalam kedudukan dan keutamaan sholat.
Allah dengan segala kebijaksanaanNya, apapun namanya baik perintah maupun larangan pasti membawa hikmah. Mendirikan sholat memiliki banyak manfaat antara lain :
1. Sholat itu bisa mencegah perbuatan yang keji dan mungkar.
Perbuatan keji adalah perbuatan dosa yang menyebabkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. Sedangkan perbuatan munkar adalah perbuatan yang melanggar aturan Allah.
Mendirikan sholat berbeda dengan mengerjakan / melaksanakan sholat. Mendirikan sholat berarti melaksanakan sholat dengan penuh kekhusyukan, tawadhu’, tumakninah, sesuai dengan syariat yang benar dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, orang yang mampu mendirikan sholat dengan baik akan terhindar dari perbuatan keji dan munkar. Allah berfirman :
“Dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar.” (QS Al Ankabut : 45)
Oleh karena itu, di dalam Al Qur’an Allah selalu memerintahkan untuk senantiasa mendirikan sholat, bukan hanya sekedar melaksanakan sholat.
Sekarang ini banyak orang yang melakukan perbuatan yang keji dan mungkar walaupun ia telah rajin sholat. Hal ini berarti bahwa orang tersebut belum mendirikan, menghayati dan mengamalkan ajaran sholat dalam kehidupan sehari-hari.
2. Sholat adalah pembeda antara orang Islam dengan orang kafir.
3. Barang siapa yang mendirikan sholat, berarti ia telah menegakkan agamanya.
Nabi Muhammad bersabda “Sholat itu adalah tiang agama”
4. Sholat dapat menghapus dosa-dosa kita.
Di antara hikmah shalat adalah membersihkan pelakunya dari dosa-dosa kecil seluruhnya, apabila dikerjakan tepat pada waktunya, terpenuhu rukun-rukuknnya dan dikerjakan dengan ikhlas. Nabi Muhammad memberi perumpamaan bahwa sholat 5 waktu itu sepert sebuah sungai. Di sungai itu orang mandi 5 kali setiap hari. Oleh karena itu, orang tersebut berih dari segala kotoran. Kecuali dosa-dosa besar seperti berzina,minum khamar, berjudi, durhaka,dll harus diobati dengan taubat.
”Dari Jabir r.a. ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: ”Bagaimana seandainya di depan pinturumah seoraqng ada sungainya yang mengalir lalu ia setiap hari mandi lima kali, apakah masih ada kotoran yang melekat pada badannya?”Mereka menjawab:Tidak ada. Nabi bersabda:”Demikian juga shalat lima waktu, Allah menghapus dosa-dosa dengannya.”
(Bukhari-Muslim)

Nabi Muhammad bersabda :
“Barang siapa yang berwudhu denagn memperbaiki wudhunya lalu ia menghadiri sholat fardhu bersama imam, maka dosanya akan diampuni.”
Maksudnya bahwa jika seseorang berwudhu dengan baik dan sempurna lalu ia datang untuk sholat berjama’ah (terutama di masjid)., maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
5. Sholat adalah amal ibadah pertama yang dilihat oleh Allah ketika hari kiamat.
Bila sholat kita baik, teratur dan sempurna, maka sholat dan semua amal ibadah kita akan dianggap baik oleh Allah. Sedangkan jika sholat ita jelek, maka sholat dan semua amal ibadah kita dianggap jelek dan tidak diterima oleh Allah.
Jadi agar semua amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah, maka kita harus melaksanakan sholat dengan rajin, ikhlas dan sempurna.
6. Dia akan masuk surga dengan tidak dihitung dan dikoreksi amal-amalnya.
7. Orang yang senantiasa mendirikan sholat dengan baik dan sempurna, maka ia akan masuk surga dengan penuh kenikmatan.
8. Orang yang selalu memelihara sholatnya, maka ia akan diberikan berbagai macam kemuliaan dari Allah antara lain :
a. hidupnya tidak akan sengsara.
b. Dia kan diselamatkan dari siksa kubur
c. Pada hari kiamat, kitab catatan amal baiknya akan diberikan di tangan kanannya (dengan gembira).
d. Dia kan bisa melewati jembatan Shirothol Mustaqim dengan secepat kilat.
9. Sholat dapat melenyapkan kegelisahan hidup, stress, frustasi, dan sebagainya.
Allah berfirman :
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir. Kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat. Yang mereka itu tetap mengerjakan sholatnya.” (QS. Al Ma’arij : 19 – 23)
10. Sholat mendidik kita untuk disiplin mempergunakan waktu.
11. Sholat memperkokoh tali persaudaraan dan silaturahmi sesama muslim.

B. Bahaya Meninggalkan/Melalaikan Shalat
Yang termasuk melalaikan sholat adalah menunda-nunda sholat tanpa ada alasan yang syar’I, sholat dengan tidak khusyu’, menyia-nyiakan pelaksanaan sholat, menganggap enteng ibadah sholat, sering meninggalkan sholat dan semacamnya. Adapun sanksi hukum bagi orang yang melalaikan / meninggalkan sholat tanpa halangan syara’ adalah :
1. Orang yang menunda-nunda sholatnya, maka Allah akan menunda-nunda ia untuk dimasukkan ke dalam surga.
2. Orang yang meninggalkan sholat akan disiksa dengan berlipat ganda menjadi 2 kali lipat.
3. Akan dimasukkan ke dalam Neraka dengan penuh macam siksaan yang mengerikan.
Allah berfirman :
“Apakah yang menyebabkan kamu dimasukkan ke dalam neraka Saqor ? Mereka menjawab : “Kami dulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat.” (QS. Al Muddatsir : 42 – 43)
Nabi Muhammad SAW bersabda :
Dari Ali bin Abi Tholib berkata : “Saya pernah mendengarkan Rosulullah SAW bersabda : “Tidak ada seorang hamba yang beriman yang meninggalkan sholat dan sama sekali tidak mengerjakan melainkan Allah menulis di dahinya dengan tulisan : “inilah orang yang keluar dari rahmat Allah. “Oleh karena itu aku bebas daripadanya, Kemudian apabila seorang hamba meninggalkan satu sholat fardhu, maka namanya tertulis di pintu neraka.”
4. Sholat itu adalah tiangnya agama. Orang yang meninggalkan sholat berarti Ia telah merobohkan agamanya.
5. Sholat adalah amal ibadah pertama yang dilihat Allah. Jika sholat kita jelek, maka sholat dan semua amal ibadah kita dianggap jelek dan tidak akan diterima oleh Allah.
6. Pada hari kiamat, orang yang meninggalkan sholat, tangannya akan dibelenggukan di lehernya lalu malaikat memukulinya.
7. Di akhirat nanti, orang yang meninggalkan sholat tidak akan bisa melihat Nabi Muhammad sehingga tidak bisa mendapatkan syafaat dari beliau.
8. Orang yang meninggalkan sholat, maka ia akan dianggap kafir oleh Allah sehingga bukan termasuk umatnya Nabi Muhammad.
9. Orang yang meninggalkan sholat, maka ia akan mendapatkan banyak siksaan. Siksaan itu antara lain siksaan di dunia, siksaan ketika meninggal, siksaan di alam kubur, siksaan saat hari kiamat dan siksaan di akhirat kelak.
Diantara siksaan itu misalnya :
a. semua amal baiknya tidak diterima oleh Allah.
b. Doanya tidak akan dikabulkan oleh Allah
c. Allah akan mempersempit kuburannya
d. Allah akan membakarnya di alam kubur
e. Allah akan memberikan siksaan yang pedih kepadanya di neraka.

Sungguh mengerikan sekali siksaan Allah bagi orang yang sengaja meninggalkan / melalaikan sholat. Oleh karena itu, marilah kita selalu menjaga sholat kita.
Ada 1 riwayat menceritakan bahwa apabila tiba hari kiamat, ketika dikumpulkan di Padang Mahsyar, maka ada 1 umat yang berwajah seperti bintang berkilauan. Lalu malaikat bertanya kepada mereka : “Amal apa yang membuat wajahmu seperti bercahaya ?” Mereka menjawab :
“setelah kami mendengar adzan, kami terus berwudhu dan kami tidak disibukkan dengan hal lainnya.”
Kemudian ada 1 golongan yang berwajah seperti bulan, lalu malaikat bertanya kepada mereka : “Amal apa yang membuat wajahmu seperti itu ?” Mereka menjawab : “Kami selalu berwudhu sebelum tiba waktu sholat.”
Selain itu ada 1 golongan yang berwajah sepereti matahari. Lalu malaikat bertanya kepada mereka : “Amal apa yang menyebabkan wajahmu seperti matahari ?” Mereka menjawab : “Setiap kami mendengar adzan, kami selalu berada di masjid.”
Dari berbagai penjelasan itu, kita bisa mengetahui bahwa sangat besar keuntungan sholat berjama’ah. Bila ada seorang makmum yang tidak khusyu’ dan tidak sempurna sholatnya padahal ia telah berusaha agar sholatnya itu khusyu’, maka Allah akan menyempurnakan sholatnya.
Oleh karena itu, agar sholat kita menjadi lebih sempurna, sebaiknya kita kerjakan dengan berjama’ah di masjid.
Rosulullah bersabda :
“Tidak sempurna sholat bagi orang yang bertetangga dengan masjid, kecuali di masjid.”
C. Hal-hal yang Membatalkan Sholat
Selain berbicara, bergerak yang bukan gerakan sholat, makan, buang angin, sholat akan batal dengan sendirinya apabila pada waktu sholat ada perempuan hadh lewat di depan kita, keledai, dan anjing hitam bila di hadapannya tidak diletakkan sejenis pelana sebagai pembatas.
Rasulullah bersabda:
”Shalat seseorang menjadi putus apabila dilewati perempuan (haidh), keledai, dan anjing hitam bila di depannya tidak diletakkan pembatas sejenis pelana.”Kata Abu Dzar:Saya bertanya:”Wahai Rasululla, apa bedanya anjing hitam dengan anjing warna lain?”Sabdanya:Anjing hitam adalah setan.” HR. Muslim,Abu Dawud,dan Ibnu Khuzaimah.
SARAN :
1. bagi mentor sebaiknya benar-benar fokus pada materi ini ,perbanyaklah referensi, pastikan adiknya bisa sholat dengan benar, semisal gimana caranya menjadi makmum masbuk (terlambat), cara duduknya, posisi shof harus rapat-tumit dengan tumit, bahu dengan bahu dan jangan saling mendzolimi maksudnya karena terlalu rapat sehingga sulit untuk bergerak bahkan injak-injakkan. pernahkan?? dan juga posisi shof baik ikhwan maupun akhwat, terus juga hal-hal yang sebenarnya bukan rukun sholat semisal salam-salaman, dan kesalahan-kesalahan lain yang biasa dilakukan.
2. khusus mentor ikhwan pahamkan ke adiknya bahwa bagaimanakah adab kita ketika sholat jumat menjelang, berlangsung-khotib kutbah, dan ketika mau mulai sholat biasanya yang terjadi adik-adik sengaja untuk menunda-nunda ibadah sholat jumat, masih ingat kasus kemaren yang cukup membuat malu temen-temen KSAI ketika adik-adik ribut padahal khotib sedang khotbah dan akhirnya Pak Zaenal marah besar hingga berteriak keras sekali sambil menggedor pintu masjid. Kemudian ketika sholat akan dimulai ajari mereka jangan ribut karena sesungguhnya khotbah dan sholat ada dalam satu rangkaian, so ya nggak boleh ngomong. TOLONG BENER-BENER DIPERHATIKAN. JANGAN SAMPAI TERJADI LAGI!!!.

*********

Maroji’
1. Matdawam, M. Noor. Buku Ajar MKPK Pend. Agama Islam. Fakultas Filsafat UGM. Yogyakarta : 2003
2. Imam Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan. Sholat Mencegah Kemungkaran. Titian Illahi Press. Yogyakarta : 1995
3. Ghanim, As Sadlan. Tuntunan Praktis Sholat Berjama’ah. At Tibyan. Solo : 2002
4. Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Sifat Shalat Nabi.Media Hidayah.Yogyakarta:2001
5. Dr. Husaini A. Majid Hasyim. Syarah:Riyadhush Shalihin 3. PT Bina Ilmu.Surabaya:1993

 
Leave a comment

Posted by on November 3, 2010 in Materi Mentoring

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: